Wednesday, 29 March 2017

JENGKOL RAWIT

Dua kali ke D'jengkol, dua kali pula nyaris di usir haha maapkan teteh bahasanya brutal "diusir" pan teteh sendiri yang ngomong begindang.

Yap, kali pertama kehabisan jengkol alias masih di presto yang terdengar kemana-mana takeces nya. Sedangkan kali kedua kehabisan sangu, aih. Tapi Dewi Fortuna rupanya ogah hengkang dari saya, hasilnya, setengah jam lebih lebih sedikit gitu lah duduk manis sambil wifi-an menunggu, akhirnya orderan sampai juga ke meja. Dan penantian panjang itu rupanya tak mengecewakan, karena semua masakan yang di olah oleh dapur D'jengkol itu rasanya endes banget, orisinil, mengharukan dan mantap jiwa pokoknya lah.

Salah satu olahan jengkol andalan mereka adalah jengkol rawit jabrod. Sensasi makan jengkol dengan begron ledakan begitu katanya. Dan memang benar adanya, ulekan rawitnya memang membuat ledakan-ledakan yang indah dan mengharukan di mulut ini.

Setelah melakukan semedi di gua bersama si buta dan monyet kesayangannya demi merumuskan

formula yang tepat untuk mendapatkan rasa yang nyerempet sama, akhirnya didapatkan lah sebuah rumus persamaan resep rawit jabrod yang tobat gusti melelahkan eta ngulek-nya. Soalnya teu kaci kalo di blender mah, gak ada seni bersusah-payah nya.

Jadi begitulah kira-kira, resep dapat dilihat di cookpad sayah.

posted from Bloggeroid

Thursday, 16 March 2017

OLAHAN SAYAP AYAM

Bila sayap sayap patah adalah buah karyanya Kahlil Gibran, maka sayap sayap ayam adalah tema masakan saya beberapa hari lalu. Sayap ayam adalah bagian tubuh ayam yang langsing minim gumpalan daging yang menyebabkan beberapa orang tidak terlalu suka untuk mengkonsumsinya. Selain mendapatkan kenyataan bahwa di bagian itulah ayam broiler biasanya mendapat injeksi hormon.

Terlepas dari itu, sayap ayam ternyata dapat di olah menjadi sebentuk lauk yang berbentuk menarik. Salah duanya adalah Tori No Teba dan Chicken Drumstick. Tori No Teba alias TNT (udah kayak dinamit aja) adalah olahan sayap ayam yang berasal dari negaranya Takeru Sato nan ganteng badai tornado halilintar itu. Di salah satu resto cepat saji masakan Jepang, TNT ini biasanya bersanding dengan teman-temannya seperti ekkado, kani roll, shrimp roll, chicken roll, ebi furai atau pun ebi fried.

Akan halnya Chicken Drumstick adalah olahan sayap ayam yang bentuknya menyerupai alat penabuh dram.
Dua varian olahan sayap ini dihasilkan dari satu sayap ayam utuh. Bagian atasnya digunakan untuk chicken drumstick, sedangkan bagian tengah ke bawah diolah menjadi TNT, win win solution ceritanya. Sedangkan untuk pembuatannya sama sama agak lama dan membutuhkan kesabaran tingkat dewa.

Resep yang saya gunakan kali ini untuk TNT nya adalah resep milik Mbak Endang JTT, sebagai berikut :

Tori No Teba

Bahan:
300 gram sayap ayam, kira-kira 8 buah
150 gram daging ayam cincang
3 sendok makan tepung panir (tepung roti)
1 butir telur ayam
1 batang daun bawang cincang
50 ml air

Bumbu:
1/2 sendok teh bawang putih bubuk
1/4 sendok teh kaldu bubuk
1/2 sendok teh kecap asin
1 sendok teh minyak wijen
1/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh jahe parut
1/2 sendok teh garam

Cara membuat:
Siapkan sayap ayam, bagian yang kita pakai adalah bagian ujung hingga ke tengah sayap saja. Cuci bersih dan tiriskan. Dengan menggunakan tissue dapur, keringkan permukaannya dengan cara ditepuk-tepuk.

Patahkan tulang diantara bagian ujung sayap dengan bagian di tengah. Secara hati-hati, dengan menggunakan pisau dapur yang kecil tusukan ujung pisau ke dalam sayap melalui bagian daging yang terbuka hingga tulang terpisah dari daging.

Tarik tulang keluar. Sebisa mungkin kita juga mengeluarkan daging yang masih tersisa di dalamnya tetapi jika terlalu sulit maka biarkan saja. Lakukan pada semua sayap. Bersihkan daging yang menempel di tulang, buang tulangnya.

Di dalam mangkuk, masukkan kumpulan daging ayam yang diperoleh dari tulang, tambahkan dengan 150 gram daging ayam cincang. Kemudian masukkan semua bumbu ke dalamnya, aduk rata. Masukkan adonan ke dalam blender, tambahkan telur dan air dan proses hingga halus.

Keluarkan adonan dari dalam blender tambahkan daun bawang cincang dan tepung panir. Aduk rata dan cicipi rasanya. Masukkan adonan ayam ke dalam sayap yang telah kosong, dengan menggunakan ujung jari, dorong adonan sehingga memenuhi seluruh sayap. Lakukan hingga adonan habis.

Siapkan kukusan, alasi saringan kukusan dengan lembaran sawi putih agar tidak lengket. Masukkan sayap ayam ke dalam kukusan, kukus selama 25 menit. Usahakan ketika mengukus tidak berhimpitan. Angkat.

Panaskan wajan, beri minyak dan goreng sayap ayam hingga coklat keemasan.

Chicken Drumstick, resep di ambil dari Sedap Sekejap, sebagai berikut :

Bahan :
500 gr sayap ayam bagian bawah
Minyak untuk menggoreng
Bumbu Rendaman :
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt minyak wijen
1/2 sdt bubuk kaldu

Pelapis :
2 putih telur
150 gr tepung panir kasar warna orange

Cara Memasak :
Kerat urat ujung sayap, kumpulkan daging ayam pada bonggol sendinya sehingga bentuknya menjadi seperti paha ayam.

Rendam ayam dalam bumbu perendam selama 30 menit dalam lemari es.

Celupkan ayam ke dalam kocokan putih telur, dan gulingkan di tepung roti sambil di kepal – kepal agar tepung menempel.

Simpan dalam lemari es selama 30 menit.

Panaskan minyak, goreng ayam dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan.

posted from Bloggeroid