Monday, 17 August 2015

TUMPENG TUJUHBELASAN

Hari ini adalah hari kemerdekaan Indonesia yang ke 70. Gak mau kalah dengan ibu ibu RT sebelah yang hebohnya tiada tara, saya pun membuat tumpeng mini dengan teman makan seadanya seperti kentang di merah, kering tempe tahu, abon sapi, tumis soun cabe gendot, telur dadar, timun, tomat, daun kemangi dan nanas.





posted from Bloggeroid

AYAM UNGKEP GURIH GORENG

Menu makan siang hari ini berupa tumis selada air, oseng tempe, ayam ungkep goreng gurih dan rebon pedas.

Tumis dan oseng mah gak ribet ya bikin nya. Tapi da sebenernya gak ada sesuatu yang ribet, asal ada niat di situ ada jalan dan kemudahan, kata cenah itu juga.

Kali ini saya mau berbagi resep ayam ungkep goreng gurih sajah yang rada rada banyak bumbu dan step pengerjaannya.

Bahan :
1 ekor ayam potong sesuka hati antara 8 sampai 12 potong. Harga 1 kilo ayam negeri masih ada di angka 38 ribu rupiah, gapapa lah ya, asal jangan nyolong ayam tetangga aja, itu bayarannya api neraka, kata cenah itu juga.
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa, berhubung si abang tukang parut kelapa depan rumah sudah pindah ke jalak harupat, santan nya pakai yang instan aja sisa lebaran kemarin.
2 lembar daun salam
2 batang serai memarkan dengan jab kanan atau kiri terserah lah.
3 lembar daun jeruk purut hasil memanen di halaman rumah.
2 buah jeruk nipis, peras airnya.
100 gr lengkuas diparut atau di blender juga gapapa yang penting remuk redam.

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
6 siung bawang merah
3 cm kunyit
2 cm jahe
5 butir kemiri
1 sdm ketumbar
2 sdt garam

Cara membuatnya :
Lumuri ayam dengan air jeruk nipis diamkan 10 menit, bilas lalu tiriskan.
Rebus bumbu halus, serai, salam, daun jeruk purut, lengkuas dan santan, sampai santan habis.
Goreng ayam beserta bumbunya hingga matang dan kering.
Selesai.



posted from Bloggeroid

Wednesday, 12 August 2015

AYAM BAKAR ALA PAK SAHAK DAN SAMBAL DADAK

Sampai saat ini saya belum bisa memecahkan misteri olahan daging ayam colombo yang bisa hararideung meles tapi berasa manis dan yummy itu, curious pisan sih, tapi apa daya, otak tak sampai :D.
Selagi belum dapet clue sedikit pun tentang itu, saya akhirnya memutuskan untuk membuat ayam bakar ala Pak Sahak yang resepnya cukup ramai malang melintang di dunia masak memasak.

Kata saya sih hasilnya agak keasinan, maklum orang jawa sukanya yang manis manis. Tapi kata Tombak sudah enak, asin nya pas. Jadi nurut Tombak aja deh.
Sepanjang karir saya membuat ayam bakar, baru kali ini bumbunya bisa meresap secara sempurna.

Bahan :
1 Ekor ayam, potong sesuai selera, biasanya jadi 8.
2 buah jeruk nipis
6 lbr daun jeruk purut
6 lbr daun salam
10 sdm kecap manis, kayaknya pake kecap anggur lebih manis hasilnya
1 sdt chicken powder, berhubung ragu ragu yang di maksud apa jadi saya gak pakai
1 sdt lada halus
2 buah jeruk limau *saya pakai jeruk purut.

Bumbu halus :
10 siung bawang merah
8 siung bawang putih
10 butir kemiri
1 sdm garam *jangan muncung muncung
25 gr gula merah
1 ruas jahe

Cara membuat :
Cuci bersih ayam, lumuri dengan air jeruk, diamkan 10 menit.
Bilas ayam, tiriskan.
Susun daun salam dan daun jeruk di dalam wajan sebagai alas.
Campur bumbu halus dengan lada dan kecap dalan satu wadah.
Celupkan semua ayam dalam bumbu, angkat, susun dalam wajan.
Masak dengan api kecil sampai ayamnya mengeluarkan air, korek sesekali agar tidak gosong, masak sampai air habis. Masukan air jeruk limau atau purut. Bakar dengan diolesi kecap atau madu.

SAMBAL DADAK

Bahan :
10 buah Cabe rawit domba
1 buah tomat ukuran sedang
1 sdt terasi bakar
Gula dan garam secukupnya.
Tumbuk semua bahan, beri air jeruk purut bila suka.

Selamat mencoba.





posted from Bloggeroid

Monday, 10 August 2015

SATE LILIT DAN SAMBAL MATAH

Hari ini ada yang request sate lilit dan sambal matah, baiklah.

Resepnya saya ambil dari blog nya mbak hesti, hanya saya ganti bahan dasarnya dari ikan tenggiri menjadi daging ayam dan udang. Selebihnya sama hanya kuantitas bumbunya di tambah sedikit karena saya memakai 500 kg ayam dan udang.

Bikin sate ini sumpeh deh cangkeul, dari ngulek bumbu, ngegiling daging, nempelin ke batang sereh sampai membakarnya. Tapi jangan menyerah ya karena rasanya sebanding kok, yummy banget. Gak percaya, hayu atuh di coba.

Bahan nya :
250 gr fillet ayam giling
250 gr udang kupas giling
16 batang sereh
50 gr kelapa parut yang agak muda
1 btg sereh geprek
2 lbr daun salam
3 lbr daun jeruk purut, sobek.
3 sdm minyak sayur untuk menumis.

Bumbu halus :
2 bh cabe merah atau keriting juga boleh
7 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 butir kemiri
1 cm kunyit
1 cm kencur
1/3 sdt terasi
3 lbr daun jeruk purut
1 sdt garam
1 sdt gula merah

Cara membuatnya :
Tumis bumbu halus, salam, sereh, daun jeruk purut sampai mewangi, angkat dan dinginkan.
Dalam wadah campur ayam, udang, kelapa parut, bumbu halus yang telah ditumis tadi, aduk rata.
Olesi tempat penampungan sate sementara dengan minyak goreng. Ambil satu batang sereh, beri adonan sate, bentuk lonjong, lakukan sampai adonan habis. Bakar di atas api sedang sampai kuning keemasan.

Sate lilit ini biasanya di santap bersama sambal matah.

Bahan sambal matah :
12 buah cabe rawit merah iris tipis
7 siung bawang merah iris tipis
3 siung bawang putih iris tipis
1/2 sdt terasi bakar
2 batang sereh iris tipis
1 sdt air perasan jeruk nipis
2 lembar daun jeruk purut iris tipis
1/2 sdt garam
3 sdm minyak sayur yang dipanaskan.

Cara membuatnya :
Campur semua bahan, remas remas, lalu siram dengan minyak panas.



posted from Bloggeroid

Wednesday, 5 August 2015

CILOR

Bahan :
100 gr tepung tapioka
100 gr tepung terigu
150 ml air
3 siung bawang putih
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula
2 butir telur
Minyak goreng

Cara membuat :
Haluskan bawang putih dengan garam dan gula. Rebus sampai mendidih, angkat.
Masukan air rebusan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung tadi, bentuk lonjong, rebus di air mendidih sampai mengapung. Setelah dingin iris iris, goreng kering di teflon setelah itu masukkan telur kocok, goreng bersamaan, angkat. Sajikan dengan taburan keju cheddar, sambal, saus, dan kecap.

posted from Bloggeroid

CILOK

Bulan ramadhan kemarin saya
menemukan seorang pedagang cilok yang
rada beda dalam penyajiannya. Dia
membubuhkan sebentuk kuah yang saya
klaim sebagai kuah baso. Dan ramuan
yang dia buat itu ternyata menghasilkan
sensasi makan cilok yang sedikit
berbeda. Telah beberapa hari saya
mencari pedagang tadi, tapi kok ya gak
nongol nongol juga, jadi dengan
heroiknya saya pun berteguh kukuh lapis
baja untuk membuat cilok sendiri.
Bahan :
150 gr tepung tapioka atau sagu.
150 gr tepung terigu
300 ml air
2 siung besar bawah putih
Garam dan Merica secukupnya
Penyedap rasa sapi bila suka, bila tidak
suka bubuhi sedikit gula.
Daun bawang bagian hijaunya saja di
iris tipis secukupnya.
Berbagai macam bahan isian seperti
keju, baso, sosis, cengek dkk nya asal
jangan kulkas apalagi mesin cuci kayu.
Kuah baso nya optional.
Jangan pake saus tekstil ya
Pakailah saus sambal yang terpercaya
dan kecap merk anggur.
Cara membuatnya :
Panaskan air, setelah mendidih masukan
bawang putih, garam dan merica, masak
sebentar, angkat. Campurkan kedua
tepung tadi biar akrab lalu masukan air
panas tadi sedikit demi sedikit, masuk
kan daun bawang, aduk sampai bisa di
pulung. Isi dengan berbagai macam
isian.
Rebus cilok di air mendidih sampai
mengambang, angkat.
Kukus cilok selama kurleb 20 menitan
agar matang sempurna.
Kali ini saya seragamkan bentuk ciloknya
dengan isian yang berbeda beda agar
ada efek terkejut ketika memakannya,
terutama yang isinya cengek, haaah.



posted from Bloggeroid

TAHU PLETOK

Tiga hari berturut turut makan aci itu
jadi teringat suaminya Jesicca Alba di
film Fantastik papat. Melar kesana
kemari, elastis fantastis. Melirik tahu
sumedang yang telah terbengkalai
pasrah membuat saya gak tega dan
akhirnya di eksekusi menjadi tahu
pletok. Nyontek resep di blog nya mba
Diah. Jadilah tahu pletok suka suka.
Bahan :
100 gr tepung tapioka
25 gr tepung terigu
80 ml air (dilebihin dikit sampai bisa di
sendokin juga gapapa)
2 siung bawang putih
1/4 sdt merica
1/4 sdt gula pasir
1/2 sdt garam atau bubuk kaldu
Daun bawang secukupnya
Beberapa buah tahu putih di goreng
dulu sampai kering atau tahu sumedang
asal jangan tahu biasa yang lembek
banget. Belah segitiga, lalu belah lagi
jadi dua jangan sampai putus.
Sambal :
Cabai rawit dan bawang putih di iris
tipis dan campur dengan kecap manis,
beri garam bila suka.
Cara membuat tahu pletok :
Haluskan bawang putih, merica, garam,
gula, bubuk kaldu, rebus bersama air.
Setelah mendidih angkat. Campur kedua
tepung tadi, masukan air rebusan sedikit
demi sedikit, masukkan irisan bawang
daun. Ambil tahu yang telah di belah,
beri adonan aci dan goreng di minyak
panas sampai kering.
Sajikan dengan sambal kecap.

posted from Bloggeroid