Tuesday, 31 December 2013

WARUNG NASI PURUT CIWIDEY

Purut adalah sebuah nama kampung yang merupakan kampung perkebunan teh terakhir di wilayah Ciwidey.

Di perbatasan sebelum jalan rayanya menembus hutan terdapat sebuah warung makan sederhana yang menyediakan menu khas sunda.  Iklannya sih semua masakan serba dadakan termasuk ayam dan ikan nya.  Nah, kalau makan di sini harus sabar soalnya tu ayam harus di uber uber dulu haha hiperbol, dan janganlah heran selain ada kandang ayam yang berisi beberapa ayam di depan warung makan itu, ada juga ayam ayam yang bersliweran di dalam, berasa ikutan syuting film chicken run deh pokoknya.

Makanannya di sajikan secara buffet halah prasmanan gitu, serba hangat fresh from the penggorengan kecuali lalapan dan pete :D

Pemilik tempat ini yang seringkali di panggil bu haji adalah seorang wanita setengah baya yang bersahaja, mempunyai kemampuan luar biasa dalam segala hal.  Semua masakan sampai ngulek sambel dadak beliau lakukan dengan hanya dibantu satu orang saja.  Yang bikin terpukau adalah kemampuan menghitung cepatnya tanpa kalkulator tanpa sempo tanpa ngotret.  Dengan kata kata “naon deui“ nya semua item yang kita sebutkan beliau sambar sampai medapatkan jumlah nominal yang harus dibayar.

Selain masakan berupa makanan berat, ada pula makanan ringan berupa bala bala atau bakwan hangat, yang gak umumnya si bala bala ini di sajikan dengan sambal cabe rawit bawang yang di ulek oleh si ibu dengan secepat kilat, disajikan di atas coet pulak.

Untuk harga, standar saja, terjangkau pokoknya.

Berani mencoba ??

Published with Blogger-droid v2.0.10
Sunday, 15 December 2013

RIUNG PANYAUNGAN BANJARAN

Banjaran adalah salah satu daerah yang terletak di kabupaten Bandung.  Banjaran terkenal dengan rujak ciherangnya dan kerupuk gurilem berjudul edun.  Di daerah ini pula ada resto khas sunda yang bernama RIUNG PANYAUNGAN.  Resto yang berkonsep kesunda sundaan lengkap dengan gubuk gazebo beratap rumbia, kolam ikan, dan perabotan bambu ini sangat nyaman untuk dijadikan tempat berlabuh ketika kelaparan melanda.

Tentang makanan.
Makanan disini banyak macemnya, dari yang paket sampai satuan.  Harga paketnya rata rata 25 ribuan.  Untuk ikan, gurame masih jadi favoritnya. Harga gurame tergantung ukurannya dari yang kecil sampai yang spesial.  Nasi yang tersedia disana disamping nasi putih adalah nasi merah dan tutug oncom.  Rasa masakannya standar standar aja, gak ada yang wah.  Jadi paling enak ke resto ini ketika perut sedang laper lapernya, karena ketika perut laper semua makanan jadi terasa enak haha. By the way busway, saya kecewaaaa sekali dengan sambalnya, untuk dua porsi ikan gurame besar, resto ini hanya memberi semangkuk kecil sambal yang tidak terlalu pedas jiaaah tau gitu cengek domba sekilo saya bawa deh kesana, haaah pokoknya terlaluuuh kak rhoma.

Tentang minuman.
Minuman yang tersedia di resto yang beralamat di Jl. Raya Soreang Banjaran km 2,2  ini diantaranya macam macam juice, es es an such as es shanghai, kelapa muda, dewegan, capucino, soda gembira, ada pula yougurt, bajigur, dan minuman standar lainnya.  Harga minuman standar seperti es teh sekitar 6 ribuan sedangkan untuk jenis juice dimulai dari harga 13 ribuan.

Tentang fasilitas.
Fasilitas di resto ini lumayan lengkap, ada aula yang disediakan untuk acara acara besar seperti resepsi pernikahan, ultah atau rapat, gazebo besar untuk pertemuan informal, permaiban anak seperti ayunan dan gak lupa toilet.

Selamat mencobaaaa.

Jalur :
jl. Terusan kopo soreang masuk ke jl. Warung lobak, di pertigaan belok kiri langsung, restonya di sebelah kanan jalan.
Atau.
Dari jl. Terusan kopo soreang masuk ke jl utama gading tutuka, mentok belok kiri terus lurus saja, restonya terletak di kanan jalan.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Wednesday, 4 December 2013

BATAGOR aka BASO TAHU GORENG

Baru aja ngabisin satu lusin batagor sribuan dengan suksesnya.Sribuan? Yup, masih ada kok batagor harga sribuan, ukurannya mini mini, terus rasa ikannya cuma samar samar, saus kacangnya kental karena maizena, tapi over all lumayan lah ya rasanya.

Saya adalah penggila batagor, makanan yang dari dulu sampai sekarang gak ada matinya.  Batagor sendiri adalah singkatan dari baso tahu goreng.  Batagor isan mengklaim dirinya sebagai pelopor dari makanan yang banyak dijual di Bandung ini.  Haji Isan memperkenalkan batagor sejak tahun 70 an.  Tapi kemarin ini ketika saya membeli batagor yunus, Haji Yunus lah yang mengklaim bahwa beliau lah yang pertama kali memperkenalkan batagor pada masyarakat.  Entah mana yang benar, yang pasti kedua batagor tersebut merupakan batagor yang paling terkenal untuk harga menengah yaitu sekitaran 3 ribu per biji nya.
Untuk rasa batagor dan sausnya, saya lebih suka batagor Yunus daripada Isan, di batagor Yunus pulak ada varian batagor tanpa tahu alias aci baso nya saja yang sungguh membuat hati saya jatuh cinta padanya.  Selain dua batagor tadi, ada juga batagor yang cukup terkenal yang berlokasi di belakang pasar burung jalan peta atau di daerah babakan ciparay tepatnya.  Rasa batagornya mirip mirip Yunus yang membedakannya rasa sausnya yang cenderung lebih manis dan gurih sangat, msg? Who knows.

Untuk kelas batagor mahal masih di pegang oleh batagor Riri di Burangrang dan Batagor Kingsley di Veteran.  Harga per piece nya adalah 9 ribu rupiah.  Batagor batagor ini digadang gadang sebagau batagor yang memakai ikan tenggiri asli.  Teksturnya lembut, acinya berasa banget ikan tenggirinya. Tapi kalo makan cuma seporsi gak kenyang bow, secara ukurannya gak gede gede amat.  Selain dua batagor tersebut ada juga batagor Burangrang, nah kalo yang ini ukuran nya agak lebih besar dan harga per piece nya adalah 8 ribu rupiah.

Batagor yang baru saja saya makan tadi adalah batagor di sekitaran jl. Karang Anyar, biasanya saya suka request gorengin aci nya saja, walaupun sausnya memakai maizena tapi tetep cocok di lidah saya.  Masih banyak sih batagor batagor lainnya, tapi saya mulai lupa rasa dan tempatnya karena 3 tahun belakangan ini langganan saya adalah batagor Yunus :).

Published with Blogger-droid v2.0.10
Monday, 2 December 2013

BALE BAMBU CIWIDEY

Hari minggu kemarin saya menyambangi Bale Bambu, sebuah tempat makan khas sunda yang berlokasi di  Jl. Raya Soreang Ciwidey km 24.

Bale Bambu ini adalah resto yang lumayan nyaman untuk makan sambil beristirahat sejenak baik sebelum naik atau setelah turun dari mengunjungi obyek wisata di daerah Ciwidey.

Ada beberapa sub lokasi tempat makan di resto yang juga menyediakan jasa rafting dan paintball itu.  Sub lokasi pertama adalah terletak di pinggir jalan berupa warung lesehan yang di sekat sekat, yang kedua, masih di pinggir jalan juga berupa tempat makan dengan meja kursi seperti resto pada umumnya, sedangkan yang ketiga berlokasi di bawah, berupa gubuk gubuk kecil lesehan.
Pada kesempatan kali ini saya kebetulan memilih lokasi makan di gubuk bawah.  Ada beberapa gubuk lesehan dibawah yang terbuat dari bambu, dilengkapi dengan meja, karpet, lampu serta kentongan yang berfungsi untuk memanggil waiter.  Untuk mencuci tangan di sediakan wastafel plus sabun cuci tangan.  Resto ini pun di lengkapi dengan sarana rekreasi buat anak anak, seperti prosotan, ayunan dll. Mushala dan toilet pun melengkapi resto yang berdiri sejak tahun 2012 itu.

Tentang makanan.
Makanan di resto ini sebagian besar adalah makanan khas sunda.  Menurut saya harga dari makanannya reasonable banget, misalnya paket murah  12 ribu rupiah berisi nasi putih, ayam goreng serundeng, tempe dan tahu.  Paket murah ini kisaran harganya dari 12 ribu sampai 15 ribu rupiah, dan modelnya macem macem gak cuma ayam, tapi ada gulai juga.  Gurame goreng dihitung per ons, dan kemarin saya kebetulan dapet yang 7 ons an seharga 70 ribu rupiah.  Tapi bagi keluarga penyuka sambal siap siap aja untuk kecewa karena satu porsi sambal dadak cuma cukup buat satu orang, gak pedes pulak haha. Untuk rasa menurut saya standar standar saja gak ada ciri khas tertentu.  Selain makanan khas sunda tersedia pula mie bakso.

Tentang minuman.
Varian minuman di resto ini cukup banyak, dari es teh sampai yougurt ada.  Tersedia pula minuman khas sunda yaitu bandrek dan bajigur.  Kebetulan kemarin ini saya mencoba bajigur seharga 3 ribu rupiah saja, minuman ini cocok sekali di nikmati di sana karena bisa menghangatkan badan di hawa yang lumayan dingin. 

Dan terakhir, mengikuti anjuran pemerintah “bayarlah pajak pada tempatnya“ #eh, jangan keselek kalo pajak resto 10 % dicantumkan dalam bon. 

So, selamat mencobaaaaaa.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Wednesday, 20 November 2013

TINJAU PRODUK : ROTI SISIR KEDAI NYONYA RUMAH

Roti sisir adalah salah satu roti favorit saya, gaya irisan rotinya yang berbentuk sisir dan warna olesan butternya yang kuning keemasan sangat eye catchy.

Kali ini saya mencicipi roti sisir produk Kedai Nyonya Rumah, salah satu tempat makan yang berlokasi di Jl. Naripan dan Jl. Trunojoyo.
Dari penampakannya, roti sisir ini sudah mengguggah selera, dan ternyata penampakan berbanding lurus dengan rasa.  Rasa roti sisir ini, pas empuknya, pas manisnya, dan gak terasa  amis telur. Enak !!!

Harga :
Roti sisir keju  IDR 21.000,-
Roti sisir butter IDR 16.000,-

Published with Blogger-droid v2.0.10
Sunday, 3 November 2013

BUBUR KETAN HITAM

Dulu, membuat bubur adalah salah satu pekerjaan yang sangat saya hindari, karena proses pengerjaannya yang banyak memakan waktu.  Tapi kini membuat bubur (beras, ketan, kacang hijau) gak usah pake lama, dengan bantuan panci PRESTO tercinta.

Kemarin saya membuat bubur ketan hitam dengan waktu yang lumayan singkat.  Ini adalah resep asal jadi saya tapi hasilnya gak asal jadi loh :D.

Bahan bubur :
250 gr ketan hitam, rendam selama 2 jam an
250 gr gula merah atau gula kelapa, bila kurang manis bisa ditambah gula pasir sesuai selera
1,5 ltr air
1/2 sdt garam
1 lbr daun pandan

Bahan santan :
1 ltr santan dari 1 butir kelapa
1 sdt garam
1 lbr daun pandan

Cara membuatnya :
Bubur : masukan semua bahan bubur ke dalam panci presto, masak selama 15 menit ketika panci mulai berdesis.  Pindahkan ke panci lain, tambahkan 300 ml air aduk sebentar sampai meletup letup, angkat.

Santan : masak semua bahan, aduk terus sampai mendidih agar santan tidak pecah.

Sajikan bubur ketan hitam dengan disiram kuah santan yang gurih.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Thursday, 29 August 2013

KETAN KELAPA COCOL RENDANG

Bahan :
250 gr Ketan putih, cuci bersih.
1 lembar daun pandang
Santan kental
Kelapa parut
Garam
Gula pasir sedikit saja

Cara membuat :
Masukan ketan ke dalam panci, beri santan kental sampai sebatas tinggi ketan, masak sampai santan habis.
Kukus sampai matang.

Setelah matang, beri campuran kelapa parut, garam dan gula.  Bentuk bulat gepeng.

Bumbu rendang :
Masak bumbu rendang indofood instant bersama suiran daging sapi sampai meresap.

Cocol ketan ke bumbu rendang.

Selamat mencoba :)

Published with Blogger-droid v2.0.10
Sunday, 2 June 2013

Member of Jajanan Jaya

Hidup tanpa jajan makanan itu berasa sangat hampa kawan, layaknya tom kehilangan jerry nya atau sylvester kehilangan tweety nya. I thawt i taw a puddy cat :D

Jajan makanan berat atau ringan itu adalah hal yang menyenangkan, disamping dapat menyejahterakan mulut dan perut kita, insha allah juga turut menyejahterakan para pedagangnya.  Apalagi yang gak usah pake usaha nyarinya alias datang sendiri, tinggal modal suara buat manggilnya lalu mencloklah si pedagang di depan rumah dengan manisnya.

Tapi kita harus tetap waspada, hari gini banyak jajanan yang dimodifikasi sedemikian rupa agar bertahan lama.  Bila sudah merasa curiga ya tinggalkan saja.

Dan inilah daftar jajanan yang kerap muncul di depan rumah saya, rumah ku istana ku, home sweet home, no place like home #eh :

1.  Cuan kie, jajanan satu ini sempat hip banget beberapa tahun lalu, sejak pukul 8 pagi sampai 6 sore hilir mudik tanpa henti, suara tok tok nya yang khas itu selalu muncul tiap hari. Tapi akhir akhir ini, semakin jarang terjadi, mungkin sudah bukan masanya lagi. Terdiri dari siomay, tahu, baso, yang dibumbui dengan bumbu seadanya dan diguyur air panas. 1 pcs nya hanya 500 perak saja.

2.  Lontong kari, ada dua versi, ditanggung dan di dorong.  Yang ditanggung adalah angkatan lama, dan sudah banyak fansnya.  Si mang nya awet muda, dari dulu sampai sekarang tetap terlihat sama.  Sedangkan yang di dorong, adalah angkatan baru, tapi tiap kali saya mau beli pasti gak keburu.  Lonkar ini terdiri dari irisan lontong yang disiram dengan kuah kari dengan sedikit potogan daging sapi and friends, ditaburi kacang kedele, serta bawang goreng, tak lupa sambal dan kerupuk sebagai pelengkap. Satu porsinya Rp. 4.000,-

3.  Baso Tahu, ini juga ada dua versi, ditanggung dan di dorong. Yang ditanggung kadang muncul kadang libur sedangkan yang di dorong masih bertahan.  Jangan berharap terlalu banyak dengan rasanya, sesuai deh dengan harganya yang berkisar antara 500 sampai 700 perak. 

4.  Bubur ayam, saat ini ada 3 mang buryam yang sering saya temui.  Dari yang biasa saja sampai yang agak luar biasa.  Tapi bila dibanding buryam pak zaenal, pasti tepar semua rasanya. Harga perporsinya dari 2 ribu sampai 5 ribu rupiah.

5.  Mie Baso. Karena banyak tukang baso yang mangkal di rumahnya.  Yang lewat depan rumah hanya tinggal baso biasa, baso cluster menengah, per porsinya di bandrol dengan harga Rp. 4.000,-

7.  Baso Malang.  Kalo baso malang ini masih ada beberapa.  Pernah berjaya di masanya, sekarang hanya tinggal satu dua saja.  Terdiri dari berbagai gorengan, baso, tahu, mie kuning, bihun, pangsit goreng yang disiram dengan kuah kaldu.  1 pcs nya Rp. 500,- .

8.  Mpek mpek yang katanya palembang.  Sebagai pecinta mpek mpek, kadang saya merasa miris dengan rasanya. Ah, tapi tak mengapa, selera orang kadang tak sama. Ringtonenya sangat khas yaitu detingan sendok bersentuhan dengan deretan botol cuko yang berderet rapi diatas gerobaknya.  Mpek mpeknya terdiri dari lenjer dan kapal selam, harganya saya lupa karena hanya sekali kalinya saya beli dulu, karena penasaran dengan rasanya.

9.  Es Cingcau. Es ini terdiri dari Cingcau hijau, disiram serutan es balok yang telah dicampur dengan santan dan diakhiri dengan guyuran larutan gula berwarna coklat dengan sentuhan beberapa potong nangka.  Dengan uang 1500 rupiah, es cingcau segar sudah ada di tangan.

10.  Urap Jagung dan Sampeu.  Yaitu pipilan jagung atau sampeu rebus yang dicampur dengan parutan kelapa.  Munculnya di pagi hari saja, harganya dari Rp. 1.500 - Rp. 2.000. 

11.  Roti Bakar. Roti kadet dioles selai strawberry, bluberry, coklat kacang atau keju lalu di bakar dengan olesan margarin diatasnya sampai berwarna kecoklatan. Muncul pagi hari, dan selalu nangkring di seberang rumah dengan interval waktu berbeda setiap harinya. Harganya Rp. 2.500,-

12.  Es dungdung, hanya tinggal satu penjual es dungdung yang lewat depan rumah.  Es dung dung ini khas banget dengan rasa gurih santannya.  Keberadaannya mulai digusur oleh ice cream bermerk yang mulai menyerang toko toko kelontong di sekeliling kampung.  Bila lebaran tiba es dung dung ini selalu di damba, rasanya hebat sebagai pelengkap makan peuyeum ketan hitam hasil rampokan dari tetangga :D

13.  Es potong.  Awalnya berbentuk panjang, di potong potong, lalu di tusuk dengan tusukan bambu.  Satu potongnya Rp. 1.000,- , dengan berbagai rasa dan warna.  Ciri khasnya adalah rasa asin di lapisan luarnya.  Dan gurihnya santan masih jadi juaranya.

14.  Cakue dan Odading.  Pedagang ini termasuk pedagang kloter pagi, bila ramadhan tiba, jam 1 dini hari sudah muncul teriakannya.  Enak di makan selagi hangat.

15.  Bakpau. Dengan menggunakan pengeras suara, si mang bakpau gak usah kuras tenaga.  Bakpau dengan isi ayam, sapi, coklat dan kacang hijau itu, sering muncul di pagi, sore dan malam hari.

16.  Sekoteng.  Bila ada yang jualan di tengah malam, ya dialah orangnya, tukang sekoteng.  Saya lupa apa aja ya ini isinya, tapi yang pasti kuahnya adalah air jahe.

17.  Bajigur.  Tukang bajigur yang mahiwal, begitulah dia.  Orang lain baru muncul siang ke sore hari.  Mang satu ini pagi pagi sudah beredar.  Dengan Rp. 1.500,- satu gelas bajigur lengkap dengan irisan cangkaleng sudah bisa dinikmati.  Sebagai pelengkap camilan tersedia pula rebusan ubi, singkong, pisang, kacang, talas, carang gesing, putri noong, dan getuk.

18.  Susu Murni KBPS pangalengan.  Ringtone nya enak di telinga.  Terdiri dari susu sapi yang diperah sendiri by tangan orang lain tapi, dengan varian rasa plain, coklat dan strawberry.  Harganya berkisar antara Rp. 2.500 - Rp. 7.000,-

19.  Kue jajan pasar.  New comer, penjualnya mantan supir rental yang beralih profesi.  Terdiri dari lupis, jongkong, klepon, dan kawan kawannya.    Harganya berkisar dari Rp. 500 - Rp. 4.000,-

20.  Roti.  Dari berbagai merk, ada sari roti, dji seng, garmelia, swan, dan sharon.  Tapi para pedagang roti ini susah ditebak nongolnya.

21.  Crepes.  Pedagang nya sering nangkring pas di depan rumah setiap jam 3 sore.  Wangi adonan nya kadang membuat kepala pusing saking semerbaknya. Pheew!!.  Banyak varian rasa fillingnya, harga nya berkisar antara Rp. 2.500 - Rp. 5.000,-.

22.  Rujak. Ada rujak beubeuk juga rujak colek.  Rujak beubeuk dengan tumbukan kayunya yang khas dan berirama, sementara rujak colek dengan buah buahan yang beraneka ragam mengguggah selera.

23.  Bandros, ah yang ini males bahasnya, mang penjualnya malesin banget, weks.

Begitulah kira kira deretan penjual makanan, member of jajanan jaya, yang selalu menyemarakan hari hari saya.

Dan semoga semua penjual makanan jujur di dunia ini di beri tempat yang terindah di hati para pelanggannya.

#salam jajan bersodara

Published with Blogger-droid v2.0.10
Friday, 24 May 2013

ROTI KENTANG

Hari ini dapet resep roti kentang dari mbak Ika Wibawanti, kebetulan bahan bahan nya semua ada di dapur, so tunggu apa lagi :))

Biasanya saya paling males bikin yang namanya roti karena selalu gagal, tapi kali ini rasa senang melanda karena saya berhasil ... berhasil horeeee

Nah ini dia bahan dan caranya yang saya kopas dari pemilik resepnya *nuwun sewu ya mbak ika*

Bahan 1.
200gr terigu protein tinggi
100gr terigu protein rendah, protein
sedang jg bisa
65gr gula pasir
1/2 bgks ragi instan
10gr susu bubuk

Bahan 2.
2 kuning telur
125ml susu dingin atau air es

bahan 3.
100gr kentang kukus haluskan smp
bener2 halus, dinginkan
35-40gr butter bisa diganti
margarine
1/4sdt garam
1sdt vanili

Cara membuatnya :

Bahan 1 dicampur dan aduk rata.
Masukkan bahan 2. Kuning telur
dulu dan kemudian susu cair,
sedikit sedikit sampai dirasa pas.
uleni smp kalis.
Masukkan bahan 3. Uleni lagi.
Sampai kalis elastis.
proofing 1 smp mengembang 2x
lipat (sekitar 45-60 menit. Jgn smp
over proofing ya, entar asam
baunya.
kempiskan adonan, uleni sebentar,
timbang @40gr.
Diamkan lagi 10-15 menit.
Isi dan bentuk sesuai selera..
diamkan 20-30 menit.
Oles dgn kuning telur kocok + susu.
beri taburan bila mau.
Oven 200 dercel selama 20-25
menit.

Untuk filling nya saya kali ini memakai selai nanas, kacang,coklat dan keju.  Berhubung gak punya loyang muffin, cetakan pie pun jadi.

Selamat mencoba :)

Published with Blogger-droid v2.0.10
Tuesday, 30 April 2013

Bolu Bakar TUNGGAL

Bagi penggemar bakar bakaran, maksudnya makanan yang di bakar, atau lebih spesifik lagi deh, roti bakar, sudahkah pernah mencoba yang namanya bolu bakar?.  Eits, jangan protes dulu, iya betul bolu kan memang dibakar/dipanggang, tapi bolu bakar disini gak sefamili dengan cake melainkan sefamili dengan roti bakar. 

Bolu bakar ini mempunyai penampilan seperti layaknya roti bakar, kabarnya adonan roti yang digunakan merupakan adonan bolu yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan bentuk dan tekstur yang nyaris sama dengan roti. Perbedaannya dengan roti bakar terletak di keempukan rotinya.  Saya selalu eksaiting menjadi yang pertama membuka kemasannya, karena sensasi yang dihasilkannya luar biasa.  Wangi butter menyeruak menyapa indra penciuman saya, roti nya yang masih hangat membuat filling coklatnya *kebetulan saya beli yang filling coklat* sedikit meleleh keluar. Begitu diangkat bolunya terlihat lapisan coklatnya yang tebal.   Aroma bolu bakar ini sesuai dengan rasanya.  Gak heran, dengan 20 ribu rupiah kita hanya akan mendapatkan 8 potongan standar bolu bakar.  Bolu bakar ini tersedia dalam beberapa rasa yaitu coklat, keju, kopi, kacang, nanas, strawberry dan roombutter.

Bolu bakar yang yummi ini dapat ditemui di toko roti Tunggal.  Tunggal ini sebenarnya adalah perusahaan biskuit yang terkenal di Bandung, salah satu biskuit favorit andalan saya adalah biskuit marie gosong.  Dan toko roti ini adalah salah satu divisi bakery nya.

Selain bolu bakarnya yang khas, toko ini pun menjual roti roti bertekstur lembut dan empuk dengan filling yang mantap *enak dan banyak*. Selain roti disana juga dapat dijumpai makanan makanan ringan khas Tunggal,salah satunya adalah roti bagelen dengan rasa yang pas sekali. Sesuai deh dengan motonya “The classic recipe with modern taste“.

Gimana, berani mencoba? Langsung meluncur deh ya ke Jl. Sudirman No. 570 -574 Bandung, tempatnya mudah dikenali kok karena ada baligo bertuliskan “Tunggal“ segede gambreng disana :D

Selamat mencoba.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Sunday, 21 April 2013

KUE SEROJA

Great Expectations adalah salah satu judul film nya Gwyneth Paltrow, tapi yang ini bukan tentang film yang agak agak sendu itu,  ini semua tentang kue seroja asin yang baru saja di beli di toko pusat oleh oleh di jalan raya Kuningan. Tampilan nya yang aduhai membuat saya berekspektasi secara luar biasa akan rasanya.  Mengharapkan rasa seroja yang lebih krenyes garing gurih santan ala seroja ciamis demi melihat penampakannya tapi ternyata ehmmm gurih sih tapi bukan dari santan sodara sodara, tapi dari MSG, ya sudahlah kecewa di buatnya.  Memang seroja yang enak itu yang asli dari Ciamis, titik.

#salam serojaaaaaaa

Published with Blogger-droid v2.0.10
Saturday, 20 April 2013

BUBUR AYAM

Sedang di Bandorasa Kulon Kuningan nih, sarapan bubur ayam.  Bubur ayam daerah sini agak beda dengan bubur ayam di Bandung.  Bubur ayam Bandorasa  terdiri dari bubur beras, kacang kedelai goreng, suwiran ayam yang terkadang terselip tulang belulang, irisan seledri, sambal, kerupuk dan guyuran kuah rasa kari yang lumayan kental.  Enak di santap selagi hangat.

Di Bandung, bubur ayam banyak dijumpai dimana saja, di kampung dan di kota layaknya badminton heuheu. Dan salah satunya yang terkenal adalah bubur Pak Zaenal yang terletak di daerah Dago atas.   Bubur ayam ini ciri khasnya adalah buburnya yang berasa gurih santan. Terakhir saya menyantap bubur ini sekitar tahun 2004 an.

Sebenarnya bubur ayam di Bandung ya sama sama saja komposisinya, yang membedakannya mungkin hanya toppingnya, seperti ayam, ati, ampela, usus dan telur.  Bubur ayam spesial biasanya terdiri dari bubur beras, suwiran ayam, irisan ati ampela, telur sepotong, kacang kedelai goreng, cakue yang dipotong kecil, irisan seledri, sambal dan kerupuk.  Di kampung saya, masih ada loh bubur ayam yang bisa di beli dengan hanya mengeluarkan uang 2 ribu perak saja, suwiran ayamnya bertindak hanya sebagai aksesoris, dua suwir cukup.

Lain Bandorasa, lain Bandung, lain pula di Jogya.  Di Jogya, saya kerap menyantap bubur gudeg di bilangan Jl. HOS Cokroaminoto,seberang Hotel Istana.  Bubur ini terdiri dari bubur beras kental, ditemani gudeg, sambal goreng krecek, telur, ayam dan sambal, yang bebas kita pilih sesuai dengan keinginan kita. 

Berhubung saya gak begitu maniak dengan bubur ayam dan segenap familynya, membuat saya gak banyak tau bubur mana saja yang patut di coba.
Ada rekomendasi kah?

#salam bubur ayam dan family nya

Published with Blogger-droid v2.0.10
Saturday, 13 April 2013

ROTI


Sambil menaikkan volume MP3 yang sedang memutar everlasting song dari salah satu band rock
Amrika “Bread“, saya bertanya tanya sendiri apakah salah satu lagu mereka  yaitu “if“ adalah
lagu yang mempunyai judul terpendek sepanjang masa? Maybe yes, maybe no.  Tapi ah
sudahlah lagian saya lagi gak ingin ngebahas lagu dan band itu, kali ini saya ingin ngomongin
tentang bread yang lain, yaitu bread yang berupa makanan, apa lagi kalo bukan ROTI.

Ya, roti, siapa sih yang gak kenal sama makanan satu itu, makanan yang kepopulerannya sudah tak
terbantahkan dalam dunia perkulineran.


Saya adalah salah seorang yang gandrung dengan roti, saking gandrung nya,nenek saya RIP,
sampai menjuluki saya dengan sebutan “londo edyan“ alias bule gila.

Pokoknya roti dari cluster bawah sampai atas bila memungkinkan harus saya cicipi.  Petualangan
petualangan saya dengan para roti sehebat petualangan Sadam dan Sherina.


Entah kapan awalnya saya mulai mengidolakan roti, mungkin sejak bapak saya sering membawakan
roti Sidodadi bila pulang dari kota.  Roti Sidodadi ini adalah roti produksi toko roti Sidodadi, dari dulu sampai sekarang kemasannya yang terdapat tulisan anjuran ber KB tidak pernah berubah. Bahkan tokonya pun sepertinya tak pernah di desain ulang, selalu seperti itu. Roti Tawar Kulit Sidodadi  adalah salah satu roti favorit saya, dengan ciri khas rotinya yang agak alot dan kulit yang tebal menghitam. Roti Sidodadi mempunyai varian lumayan banyak, dari roti isi yang terdiri
dari 4 sampai 5 macam isian, roti tawar kulit, non kulit sampai produk roti yang khas ala
Sidodadi bernama frans tapi bukan tumbuan ya, yang terdiri dari frans polos, coklat dan keju.


Pada suatu hari di tahun 2004 an, bila saya tidak salah mengingat, salah satu teman kantor saya membawa cerita tentang sebuah gerai roti yang baru buka di salah satu plaza dengan jumlah pengunjung bukan main banyaknya. Antriannya mengular bagaikan antrian gebyar sembako murah. Lalu kenapa sih mereka rela mengantri demi makanan yang terbuat dari tepung gandum itu? Penasaran ingin mencoba atau karena ikut meramaikanantrian saja ? Ah entahlah, not my business anyway. Tapi yang pasti mungkin karena kesohoran nama dari roti itu di negara asalnya, Singapura. Pasti tau kan apa nama brand nya? Yup, betul, it called “Bread Talk“.  Perusahaan roti yang baru berdiri tahun 2000 an di tempat asalnya itu memang dibawa oleh salah satu pengusaha bernama om
Johny Andrean ke Indonesia.  Produk mereka yang paling terkenal dan bikin penasaran
adalah roti abon. Karena penasaran akan antriannya eh rotinya, saya pun ikut latah
mencoba roti abon yang fenomenal itu.  Dan ternyata jreengh *backsong fur elise*
tekstur rotinya lembut dengan rasa gurih yang berasal dari campuran susu, telur, mentega, yang pasti berkualitas dengan abon plus mayonaise yang menjadi penyempurna rasa membuat jenis roti tersebut memang layak menjadi signature dari brand yang telah terkenal di kawasan Asia dan juga Timur Tengah.  Untuk harganya sebanding lah dengan rasanya.


Roti abon yang enak di kelompok cluster menengah adalah roti abon kepunyaan Vitasari. Toko
roti yang hanya mempunyai 4 buah gerai di Bandung ini, adalah salah satu toko favorit saya.  Tapi roti abon nya lah yang selalu membuat saya balik dan balik lagi. Amazing nya, toko roti yang berdiri sejak tahun 1992 ini selalu ramai dan rotinya selalu habis dengan cepat terutama ya roti abon nya. Di Vitasari selain roti bertopping abon sapi, tersedia pula roti abon pedas dan roti abon ayam. Harga per piece nya sangat amat terjangkau. Selain roti abon, terdapat pula roti dengan berbagai filling dan
topping, dari coklat sampai keju leleh.  Kelemahan roti produk Vitasari ini adalah bila dicuekin lamaaaa dengan penyimpanan yang ala kadarnya, dia akan merajuk dengan mengempiskan bodynya sungguh berlawanan ya dengan aksi ikan buntal #eh.  Bentuk rotinya standar standar aja gak seheboh bentuk salah satu roti milik French Bakery yang pernah membuat penasaran.
Penasaran? Ya, berawal dari memperhatikan teman saya yang
suka membeli roti sebesar setengah bola sepak itu dan terlihat seperti rumah kura kura. Roti berukuran lumayan besar dan mungkin bisa di masukkan ke family roti keset itu mengandung butiran kismis di bodynya.  Parutan keju berwarna coklat keemasan yang mengering dan warna roti yang menawan menambah indah si roti yang saya lupa namanya.  Tapi memang benar ungkapan “don‘t judge a book by its cover“ karena setelah dicoba ternyata rasanya tidak seheboh penampakannya.
French bakery ini dulu selain mempunyai gerai juga beroperasi dengan menggunakan mobil
roti keliling.


Beralih ke toko bakery yang sudah lumayan lama berdiri di Bandung yaitu Holland Bakery.
Berawal dari niat membeli roti tawarnya yang menurut saya pas rasanya, ternyata pulang pulang
malah membawa roti coklat, keju, polo raisin, mexican coffee, srikaya dan si black papper beef. Roti
Holland ini harganya lumayan kenceng di kelasnya. Selain macam rotinya yang bervariasi dan
menarik, sebuah kincir angin yang berdiri tegak di atas toko tersebut pun menjadi daya tarik
tersendiri.


Nah, bila suka roti dengan filling coklat yang meleleh dan tebal, toko roti Eliza lah tujuan yang tepat.
Rasa filling coklat dari rotinya mantep banget. Tapi seperti roti Vitasari, roti Eliza ini suka ngambek kalo gak cepet di makan :p  Sebenarnya gak hanya roti coklatnya yang yahud tapi kue jajan pasar talam pisangnya pun layak di coba.


Rotiboy adalah salah satu roti yang sedang hip di Indonesia beberapa tahun belakangan ini.  Rotiboy merupakan jenis roti yang mempunyai ciri khas tersendiri. Dengan aroma yang selalu membuat ngiler, roti berjenis Mexican Coffee Bun itu menjadi salah satu roti yang sangat populer baik di negara asalnya Malaysia ataupun di Indonesia, yang merupakan pemegang hak waralaba pertamanya. Roti ber flavour coffee yang pekat dengan filling butter itu memang juara deh di kelasnya, kranci di
luar, lembut di dalam dan lebih enak bila disantap sesaat setelah keluar dari oven. Ketika salah
satu gerainya pertama kali di buka di Bandung , antrian pengunjungnya sangat luar biasa
memukau. 


Satu lagi produk roti toko bakery yang pernah saya coba adalah Bread Point, tapi saya lupa rasa roti rotinya, kalo sudah begini berarti roti mereka memang belum ada yang berkesan di lidah saya. Itu dulu, kalo sekarang mungkin sudah ada produk unggulan inovasi baru dan belum sempat saya cicipi. Selain Bread Point, D‘lisen dan Jesslyn K, adalah merk merk yang belum bisa memberi bekas rasa yang indah di lidah dan dihati :D 

Untuk roti roti yang dijual di supermarket, dari sekian banyak merk, Sari Roti lah yang tetap menjadi si nomor satu. Tekstur rotinya lebih lembut dari merk lain, isiannya pun lebih pekat dan
rasanya lebih enak.  Sedangkan untuk produk roti yang menclok di hypermart
atau carrefour menurut saya rasanya standar standar saja gak ada yang istimewa atau punya ciri khas tertentu, sepertinya hanya sebagai syarat untuk mengisi divisi bakery saja #sotoy heuheu.


Nah, selain roti roti diatas, saya juga sering mencicipi roti warung yang harganya hanya seribu rupiah saja per piece nya.  Bisa dibayangkan kan rasanya hehe. Jadi inget cerita salah satu teman kakak saya ketika dia sedang menjalankan bisnis roti home industry an tersebut, tapi ah sudahlah tak elok kiranya bila di bahas disini, pokoknya intinya roti seribu an itu memakai bahan bahan yang sesuai dengan harga yang di bandrol, percurahan mungkin *ikon muka linglung dan tersenyum kecyut*
Begitulah sebagian besar petualangan saya bersama para roti yang sangat menyenangkan. Petualangan saya masih dan akan terus berlanjut dengan menyodorkan tagline “Maju tak gentar mencari roti yang rasanya duuuuaaaarr“.

Sudah ada yang pernah coba roti roti di toko bakery jadul di Jl.Braga?

#salam rotiiiii ... rotiiiii ....
Published with Blogger-droid v2.0.10
Sunday, 7 April 2013

Nasi Kuning selalu ada di hati

Nasi kuning atau disingkat naskun adalah makanan yang identik dengan syukuran.  Gak percaya? Percaya aja deh ya, kenapa? Karena naskun ini di percaya orang dapat mendatangkan berkah bagi yang memakannya yaitu berkah menjadi kenyang :D

Menurut adat Jawa, penggunaan naskun yang biasanya dibentuk menjadi tumpeng untuk perayaan syukuran atau selamatan mempunyai filosofi tersendiri. Warna kuning nasinya menggambarkan kekayaan, keberlimpahan, dan rezeki, sedangkan tumpengnya sendiri mempunyai filosofi yang berkaitan dengan moral yang luhur dan hubungan manusia dengan Tuhannya, weiits, it‘s getting seriously eaaaaa.
Tapi ah sudahlah, saya gak akan ngomongin nasi tumpeng, yang saya bakal omongin sekarang adalah si naskun nya.
Nah, begitu melekatnya identitas naskun sebagai menu syukuran maka gak heran ketika saya membuat nasi kuning di rumah untuk sekedar iseng maka seorang tetangga yang sempat bertandang ke rumah pun melancarkan pertanyaan “ada acara syukuran apa nih, ulang tahun?“ dan hanya cengiran lah yang menjadi jawabannya.
Yaaa begitulah nasib si naskun ini, selalu membuat tetangga penasaran, gak tau memang iya penasaran atau karena habis denger bang haji nyanyi, yaa entahlah ya, i dont know for sure so dont ask me lah karena saya bukan fans bang haji.

Dulu ketika saya masih kecil, saya sempat memperhatikan ibu atau nenek saya memasak naskun dan yang terpikirkan di kepala adalah bahwa memasak naskun itu membutuhkan banyak pengorbanan lahir dan batin, ribet tanpa ampun.  Dari mulai mencuci berasnya, membumbui sampai menanak nasinya.  Dan saya pun berketetapan hati bahwa saya gak akan pernah mau bikin nasi kuning bila saya besar nanti, janji memasak No 1.

Tapi waktu berganti, cuaca berubah eh masa berubah dan saya pun menjadi seorang warlock alias pengingkar janji, janji masak No. 1 yang sebelumnya membekas ibarat tatoo nya yakuza, saya tip ex tebal tebal,di setrika dan diakhiri dengan menyemprotkan sinar laser, hilang sudah, mengapa ? karena bikin naskun sekarang ini ternyata semudah bang Eddie Vedder memainkan ukulelenya.

Di jaman serba instan seperti sekarang ini, bikin naskun bukan lagi sebuah tantangan, tinggal cemplung cemplung beras, bumbu instan, santan instan, alat masak instan, ceklik, dalam 1 jam naskun sudah bisa di sandingkan dengan kerabatnya di meja makan.
Bila ingin lebih mudah dan cepat lagi, boleh dicoba produk naskun instan produksi salah satu teman saya *nopaaaayyy komisi haha* ditanggung lebih wussssh jadinya, cepat, mudah, dan enak. Tapi bila tidak ingin bersentuhan dengan alat masak lebih baik beli yang sudah jadi saja deh, karena hari gini naskun gampang banget ditemui, pagi sampai malam menjelang.

Tapi entah mulai kapan dan siapa
pelopornya, tren naskun sebagai
menu syukuran bergeser menjadi
makanan yang dijual orang sebagai
menu sarapan bahkan makan
malam.

Di Bandung sendiri ada beberapa tempat yang suka saya sambangi bila hasrat memakan naskun sedang hot hot nya.  Tempat pertama ada di Jalan Pasir Koja kawasan Bojongloa, lapaknya buka malam hari, lauknya sangat bervariasi dari telor balado sampai semur jengkol. Penggemar naskun di tempat ini lumayan banyak. Tua muda, miskin kaya, surga neraka #eh. 

Tempat kedua adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi, dimana bila kita sekiranya sedang terjangkiti rasa lapar yang sangat sampai menghasilkan komitmen sanggup nelen nasi sama bakul bakulnya, di tempat yang satu inilah hal itu sedikitnya bisa di wujudkan.  Tempat yang terletak di jalan Kopo perempatan Cibaduyut ini menyajikan porsi naskun yang sangat aduhai besarnya, nasi padang bungkus aja kalah sama porsi naskun ini, hebaat.  Lauknya pun gak kalah amazing nya, lengkap dari balado telor sampe ayam crispy segede kepalan tangan preman tanjakan.

Nah, untuk yang sedang berdiet tak ketat dan masih diijinkan makan karbohidrat, naskun Ceu Empat lah sasaran yang tepat.  Porsinya kecil dengan lauk irisan telur, abon, kacang, orek tempe, mentimun, kemangi dan sambel membuat naskun yang terletak di jalan Kalipah Apo ini begitu pas dalam hal memanjakan lidah orang orang yang kelaparan di waktu magrib jelang malam hari.

Dan yang terakhir tempat naskun yang saya rasa patut di coba adalah naskun yang terletak di Jalan Leuwi Panjang, tempat naskun ini beroperasi pada pagi hari, lumayan enak, dengan berbagai macam lauk, cukup untuk menjadi menu sarapan di temani dengan martabak KW an yang nangkring di sebelahnya.

Nasi kuning adalah salah satu masakan asli indonesia, resepnya diperkenalkan secara turun temurun.  Di antara gempuran penemuan resep resep baru dan masakan/makanan impor, ternyata naskun masih bisa bertahan dan mempunyai tempat tersendiri dihati penggemarnya.

Naskuuuun, you raawwkkksss !!!!

#salam naskun dkk

Published with Blogger-droid v2.0.10
Monday, 18 March 2013

BUNTIL DAUN TALAS

Mencoba resep peninggalan
simbah :))

resepnya begindang :

beberapa lembar daun talas, jemur sebentar biar luemes terus di cuci bersih

bumbu buat isinya :
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 ruas jari kencur, kalo gak suka
bisa diilangin
garam, gula sesuai selera
penyedap bila suka
50 gr teri medan di goreng kering
1/2 butir kelapa parut yang agak
mudaan
secuprit pete selong atau lamtoro
cabe rawit buat aksesoris, suka
suka :D
minyak untuk numis
bahan buat saus nya :
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 buah cabe merah besar
3 butir kemiri
santan sehobinya mungkin sekitar 1 literan
cabe rawit bila suka pedas
salam, laos, serai
garam dan gula
minyak buat numis

cara mangsak e :

buat isi :
bawang merah, putih, kencur,
garam haluskan. tumis bumbu halus tadi sampai wangiiiii, masukan pete selong, teri medan, parutan kelapa, aduk, beri gula dan penyedap bila suka, kasih air sedikit, aduk, masak sampai bumbu meresap.
Ambil daun tales selembar, beri
isian diatas dan cabe rawitnya juga
ya, lipat, lalu di kukus sampe
empuk, paling 20 menitan.

saus :
haluskan bawang merah, putih,
kemiri, garam. Tumis bumbu halus, salam, laos, serai sampai wangi, masukan santan dan cabe rawit, beri gula, aduk terus sampai mendidih lalu masukan buntilnya, masak sampai bumbu meresap, angkat dan sajikan.

selamat mencobaaaaaa :))

#salam buntil

Published with Blogger-droid v2.0.10
Friday, 15 March 2013

Bawang putih idaman

Harga bawang putih masih saja  mengorbit di posisi  yang tak lazim.  Dari harga sebelumnya yang berkisar di angka belasan ribu, kini sudah bertengger di angka puluhan ribu, bahkan sampai menyentuh harga 100 ribu per kilonya.  Bila ditanya mengapa hal itu bisa terjadi maka jawaban om Ebiet G Ade lah yang paling pas “tanyakan saja pada rumput yang bergoyang“.

Kata si rumput yang bergoyang itu, ada banyak hal yang menyebabkan harga bawang putih melambung tinggi tak karuan.
Begini ceritanya :
Once upon a time, gak tau kenapa banyak petani yang ogah bertani bawang, alasan nya bisa karena gak ada lahan, modal, bibit dan pupuk yang mahal, ditambah dengan kelakuan para tengkulak yang memainkan harga dengan seenaknya. Cuaca ekstrim pun ikut berperan serta, kadang menyebabkan banjir bandang, kadang menyebabkan kekeringan, dan hal itu gak bisa dihindari karena termasuk force majeure. Dan hal diatas menjadikan stok perbawangan negara ini hanya memenuhi 5% nya saja dari permintaan pasar dalam negeri.  Dan tau kan 95% nya dipenuhi oleh siapa? Siapa lagi kalo bukan negara negara pengekspor bawang seperti China dan Thailand.

Karena kekurangan stok maka dengan hati riang gembira pemerintah melancarkan gerakan impor bawang putih, dan dibuka lah keran keran impor sebesar besarnya. Perusahaan pengimpor bawang pun mulai menjamur.  Nah, kalo pengimpornya banyak, kenapa harga bawang bisa tak terkendali?, ya, salah satunya adalah karena birokrasi yang panjang, maka banyak komoditas bawang yang menumpuk di pelabuhan.  Belum lama ini menteri pertanian harus menanda tangani 3000 berkas terkait dengan impor bawang ini dan baru 10% nya yang sudah selesai. Belum lagi permainan distributor yang menahan dan menimbun bawang untuk kemudian dipasarkan bila harganya telah melambung tinggi di pasaran.  Sungguh menyayat hati :‘(

Pada dasarnya mungkin pemerintah gak mau susah, gak mau pake ngurusin para petani dengan segala tetek bengeknya yang kompleks, cukup menyerahkan pada perusahaan importir, masalah bahan pangan pun terkendali.  Tidak ada solusi yang benar benar berpihak pada petani, entah apa yang mereka pikirkan.  Semuanya ingin dilakukan secara instan, dan impor adalah salah satunya. They‘ve already numb, my friends.

Bawang, terlihat sepele tapi tidak bisa disepelekan.

#salam bebawangan

pic : google
Published with Blogger-droid v2.0.10
Tuesday, 12 March 2013

BOLU TAPE

Sebagai penyuka segala jenis tape, kurang sreg rasanya kalo belum membuat bolu yang terdapat sentuhan tapenya.  Kali ini tape yang menjadi korban adalah tape singkong si abah, penjual tape yang banyak maksanya.  Judulnya si tape ini adalah tape mentega, jadi warna nya agak kekuningan gitu kayak emas 18 karat. Manis juga sih, gak bohong si abah, beli sekilo 4 ribu perak pake ditambahin segala, baik bener si abah, yaeyalah pelanggan setiaaaa gitu woh.  Berhubung gak habis hari itu juga, maka saya masukin ke kulkas tanpa ditutup, dua hari di kulkas bikin tu tape kering, triiing *gambar lampu di atas kepala* bikin bolu yuuukk ah pe, yang ngasal aja yang penting jadi.

Ini bahannya :
4 butir Telur Ayam, pisah kuning dan putihnya
150 gr Margarin
130 gr Terigu 20 gram Tepung Maizena
150 gr Gula
100 gr Tape Singkong di lumatkan
1 sdt Baking Powder
100 gr Keju Cheddar parut

Cara bikinnya gampang :
Kocok putih telur hingga kaku, pisahkan. 
Kocok margarin dan gula hingga memutih, masukan kuning telur satu persatu, kocok terus, masukan terigu yang telah disatukan dengan maizena dan baking powder, masukan tape singkongnya sedikit demi sedikit, kocok rata, matikan mikser.  Masukan putih telur aduk dengan sendok kayu.
Oles loyang dengan margarin, taburi dengan terigu, masukan adonan, panggang dengan api sedang sampai matang.
Diamkan bolu hingga dingin, olesi margarin, tabur keju cheddar parut.
Voila, siap di sajikan :)

Published with Blogger-droid v2.0.10
Monday, 11 March 2013

BANANA CAKE

Terinspirasi oleh Monkey Bar nya Lizzi, maka dengan heroiknya mencoba resep asal jadi suka suka hasil bertapa dua hari dua malam di bawah pohon ceremai.

Bahan :
5 butir telur ayam, pisah kuning dan putihnya.
200 gr margarine aroma butter nya Blue Band *harusnya dapet apresiasi nih dari BB udah diiklanin :)
180 gr Gula Pasir *gulaku, ini jugaa*
100 gr Pisang Ambon lumut matang, lumatkan.
170 gr Tepung Terigu
25 gr Tepung Maizena
1 sdm Susu bubuk coklat
1 sdt Baking Powder
3 buah Pisang Ambon Lumut dipotong memanjang untuk aksesoris.

Cara Membuatnya :
Kocok putih telur sampai kaku, sisihkan.
Kocok gula dan margarin sampai memutih, masukan kuning telur satu persatu, kocok sebentar, masukan tepung terigu yang telah dicampur dengan susu bubuk dan baking powder, masukan pisang yang telah lumat sedikit demi sedikit, kocok sebentar, matikan mikser.  Masukan kocokan putih telur, aduk rata dengan sendok kayu.
Olesi loyang dengan margarin dan lumuri terigu, masukan adonan.  Potong potong memanjang pisang ambon lumut, lumuri terigu dan taruh di atas adonan, oven dengan api sedang sampai matang.

Note : melumuri pisang aksesoris dengan terigu berharap bisa bikin ngambang diatas ternyata tetap saja kebawah, tapi hasilnya cool jugaa kok :D

Selamat mencoba coba, bila gagal berarti anda belum bertapa di bawah pohon ceremai tetangga :D

Published with Blogger-droid v2.0.10
Thursday, 14 February 2013

TALAM PISANG

Gak tau nih, penyakit apa yang sedang menjangkiti saya sehingga dengan sadar diri hampir setiap hari bikin camilan :D

Nah ceritanya pulang dari warung, tergembollah 3 buah pisang nangka, dalam pikiran saya mau dijadikan pisang goreng seperti biasa, tapi setelah dipikir pikir kok ya bosen, so akhirnya diputuskan membuat talam pisang.
Talam ini seharusnya yang dipakai adalah pisang raja atau tanduk agar tidak berasa asem nantinya, tapi kali ini biarlah rasa asem menghampiri, jangan di contoh yaa hehe

Yuk, praktek :

Bahan I :
400 ml santan dari 1 butir kelapa
100 gr gula merah sisir
1/4 sdt garam
125 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
150 gr pisang raja rebus, lembutkan
1 lbr daun pandan

Bahan Ii :
200 ml santan dari 3/4 butir kelapa
1/4 sdt garam
1,5 sdm tepung beras
40 ml air panas
40 gr tepung sagu

Cara membuatnya :
Bahan I :
Rebus santan, gula merah, garam dan daun pandan sampai memdidih, lalu saring ukur ulang 500 ml saja.  Setelah hangat tuang kedalam campuran tepung beras dan sagu, uleni hingga licin, masukan pisang, tuang ke loyang yang telah dioles minyak kelapa.  Kukus 20 menit.

Bahan II :
Rebus santan dan garam, dinginkan, aduk rata tepung berad dan air panas, tambahkan tepung sagu lalu aduk rata.  Masukan rebusan santan, masukkan ke dalam loyang tadi sebagai lapisan atasnya, kukus 10 menit.  Hias dengan potongan pisang.
Sajikan.

#salam camilan

Published with Blogger-droid v2.0.10
Tuesday, 12 February 2013

CAKE KETAN HITAM PANGGANG

Di kedalaman lemari ternyata masih ada tepung ketan hitam yang merana menunggu di olah, baiklah kakak, saatnya membuat cake ketan hitam panggang, yuuuuukks

Bahan :
100 gr tepung ketan hitam
60 gr tepung terigu
15 gr susu bubuk coklat
175 gr gula pasir
6 butir telur, pisah kuning dan putihnya
200 gr margarin
1 sdt SP
1 sdt baking powder

Cara membuat :
Kocok putih telur hingga kaku, sisihkan.
Kocok margarin dan gula pasir sampai memutih, masukkan kuning telur satu persatu sambil terus dikocok, tambahkan SP, kocok sampai tercampur rata.  Masukkan tepung ketan, terigu, susu coklat bubuk dan baking powder yang telah dicampur terlebih dahulu, gunakan sendok kayu, aduk sampai rata.  Masukkan kocokan putih telur aduk rata.
Olesi loyang dengan margarin dan lapisi dengan terigu tipis tipis, masukkan adonan, panggang hingga matang.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Friday, 8 February 2013

BOLU MARMER

Ceritanya ingin buat bolu marmer, tapi hasilnya gak bermotif marmer, tapi gapapa lah ya nyatut nama marmernya lha wong adonan nya pake resep bolu marmer :))

Bahan :
6 butir kuning telur
4 butir putih telur kocok kaku
200 gr gula halus
150 terigu ayak
200 gr margarin
1 sdt baking powder
1,5 sdm coklat bubuk larutkan dengan air panas sedikit

Cara membuat :
Kocok margarin dan gula halus sampai putih, masukan satu persatu kuning telur sambil masih dikocok, masukan terigu yang telah dicampur dengan baking powder sedikit demi sedikit sampai rata, lalu masukkan putih telur aduk dengan sendok kayu.
Olesi loyang dengan maegarin, masukan adonan, sisakan sedikit campur dengan coklat lalu tuang ke adonan sebelumnya, kacaukan.
Panggang dengan api sedang sampai matang.

Published with Blogger-droid v2.0.10
Thursday, 24 January 2013

DILEMA BUBUR KACANG IJO

Malam ini sedang mengidamkan semangkok bubur kacang hijau campur ketan hitam, membuat saya teringat kepada bapak penjual burcang jaman saya kecil dulu.  Menurut saya rasa burcang dia tu belum ada yang ngalahin sampai tulisan ini dibuat.  Kacang hijaunya pilihan, ketan hitamnya wangi banget, manisnya, asli gula pasir lokal dari tebu keturunan baik, santan kentalnya terasa gurih dengan sentuhan sedikit garam dan untuk menyempurnakan aromanya, beliau selalu membubuhi beberapa helai daun pandan baik di buburnya maupun di santannya. Disajikan hangat dalam mangkok keramik berukuran kecil dengan sendok bebek sebagai pelengkapnya membuat sajian burcangtem si bapak berkumis itu lebih berasa istimewa. Satu kata yang bisa mewakili burcangtem nya bapak yang sekarang sudah almarhum itu yaitu SEMPURNA (cegluk).

Burcang bisa dikategorikan sebagai makanan pembuka ataupun penutup, suka suka yang makannya aja deh, mau dimakan sebelum main course boleh, setelah main course juga silahkan, atau bahkan barengan sama main course ya gak ada yang ngelarang, gak ada undang undangnya koq, jadi gak akan ada yang menuntut kamu atas pencemaran nama baik burcang bila dimakan bareng sama main course, at least belum ada yang berkeinginan mengajukan pembuatan undang undangnya :D

Entah sudah berapa banyak tipe burcang yang saya cicipi dari beberapa pembuat burcang kawakan tapi tetep aja gak ada yang sehipster rasa burcang si bapak almarhum tadi.
Ada beberapa yang saya ingat rasanya karena bener bener jauh dari enak, walaupun kalo kata bis kota sih jauh dekat ongkosnya sama, tapi kalo menyangkut burcang jauh dekat rasanya gak sama.
Yang pertama adalah burcang di tempat saya kos dulu, begitu liat performance nya dalam hati saya bilang “ini burcang atau kumpulan kacang ijo berenang di air keruh ckckck“ .  Burcang ini jaaaaauuuh dari enak, sama sekali gak maknyus (pinjem bahasa pak Bondan).  Nih bayangin deh,   tersebutlah sebuah mangkok plastik merah, didalemnya ada sekelompok kacang hijau yang masih berbentuk butiran, mentah segan mateng gak mau, kuahnya ya air kacang ijo itu lalu di cipratin lah sama susu kental manis secuprit karena yang jualnya kikir susu atau mungkin belibet sama stok susu buat anaknya di rumah.  Sebagai pelengkap yang aneh dibubuhi lah dengan beberapa potong roti tawar KW 5.  MANTAP gak tuh !!!

Yang kedua adalah burcang madura yang sekarang banyak bertebaran di Bandung, hampir di setiap pojokan ada aja yang pasang tenda dengan tema bubur kacang madura ini.  Burcangnya sih lumayan lah ya, yang bikin ilfil tu adalah ketan itemnya yang berupa gumpalan ketan menggunung diantara kacang hijau yang sudah lumayan oke.  Ya,mungkin gak salah juga ya secara disebutnya ketan item bukan bubur ketan item, tapi tetep kata kalimat itu gak bisa merayu saya untuk kembali membeli jenis burcang yang satu itu, ogaaaah, period.

Yang terakhir adalah burcang yang pemanisnya pake gula bibit atau gula sakarin, dan berlebihan pulak pemakaiannya, bener bener gak enak jadinya, terlalu manis untuk di lupakan sih slank punya lagu, lha ini saya kasih tagline deh dengan sukarela yaitu “terlalu manis, waktunya di lupakan“.  Ibarat MSG, sakarin ini kalo kebanyakan suka bikin puyeng kepala saya.

Karena kasus burcang yang sungguh menghororkan itu, maka saya cuma punya satu langganan penjual burcang yang menurut saya bisa diterima dengan lidah konservatif saya, gak terlalu manis, kekentalan burcangtemnya cocok,santan nya pas, tapi tetep aja gak bisa ngalahin burcangtem si bapak idola saya dulu. Ya, at least masih ada yang diandalkan deh kalo rasa kangen itu muncul walaupun kadang sang penjualnya susah di temuin, musti muter muter dulu di kompleks orang sambil jelalatan, sukur sukur gak disangka lagi ngecek parameter buat maling besoknya hehe.  Dan apesnya tu penjual burcang sering gak jualan huaaaah.

Pada akhirnya saya sering buat sendiri burcang pake panci presto, seharusnya sih pake slow cooker tapi apa daya belum kesampaian beli alat yang satu itu.  Yaa tapi lumayan lah ya, kalo bikin sendiri tu lebih terjaga kualitasnya dan lebih sehat tentunya walau teksturnya gak bisa memuaskan kerinduan saya terhadap penjual burcang di luar sana  :))

#salam burcang

Published with Blogger-droid v2.0.10
Monday, 21 January 2013

MPEK MPEK TANPA IKAN


Karena ikan tenggiri mahilnya gak ketulungan dan agak susah di dapat, tapi hasrat untuk menikmati mpek mpek buatan sendiri sungguh meluap luap maka diputuskan lah membuat mpek mpek tanpa dibubuhi tanda tangan eh ikan

Resepnya di dapat dari mbak Ika Wibawati dan sedikit tambahan sana sini dari saya :))

biang:
250ml air
2sdt garam
1 1/2 sdt kaldu bubuk
125gr terigu serbaguna
1sdt bawang putih halus
2btr telur
200gr tapioka
Ebi sesuai selera

cara buat:
campur air, bwg putih, garam,
kaldu, dan ebi yang telah dihaluskan, rebus sampai mendidih
masukkan terigu sambil aduk
dengan cepat sampai kalis..
matikan api.. sisihkan.. tunggu
hingga dingin
setelah dingin, masukkan telur..
aduk rata hingga tidak menggerindil.
tambahkan tapioka sedikit demi
sedikit sambil diuleni.
amblil sebagian, bentuk menjadi
pempek kapal selam atau lenjer..
yg kapal selam bisa diisi dengan isian sesuai selera..
masukkan ke air mendidih dan rebus selama 20 menit.
angkat, tiriskan.. sebelum
dihidangkan bisa digoreng dulu.

kuah cuko :
100gr gula merah
250ml air
50ml air asam/ cuka
bumbu halus : bwg putih, cabe
merah rawit, garam, ebi
Rebus semua bahan sampai matang.
Hidangkan.

*selamat mencoba*

Published with Blogger-droid v2.0.10
Monday, 7 January 2013

JASUKE

Lama nian ndak posting resep camilan, rasanya sungguh menyayat hati hehe
Kali ini ada satu resep camilan yang gampang banget bikinnya, cocok untuk teman minum teh ketika sore hari menjelang.

Bahan :
1 bonggol jagung manis, kukus, pipil
1 sachet susu kental manis putih
50 gr keju cheddar parut

Cara membuatnya :
Campurkan semua bahan, aduk merata dan tadaaaaaa jadi deh.
Gampang kan?
Yuk coba sob, di jamin ketagihan deh.

Published with Blogger-droid v2.0.9